Novelss’s Blog

Virus

Posted on: Mei 11, 2009

Virus

oleh :

Sinta Sasika Novel, S.Si

Virus adalah mikroorganisme nonselular yang merupakan parasit obligat sehingga virus memerlukan sel inang agar dapat bereproduksi. Virus dikenal agen infeksius terkecil dengan diameter anatara 20 nm sampai kira-kira 300 nm yang hanya mempunyai 1 jenis asam nukleat RNA atau DNA sebagai genom mereka. Asam nukleat terbungkus mantel protein yang dikelilingi oleh membran dari lipid. Unit infeksi secara keseluruhan disebut virion. Dalam lingkungan ekstraseluler virus akan diam (inert).

Virus hanya akan mengalami replikasi di dalam sel hidup dengan menjadi parasit pada tingkat gen. Asam nukleat virus menfandung informasi penting untuk bisa menghasilkan keturunannya yaitu dengan cara memprogram sel inang yang diinfeksinya agar mensintesis makromolekul virus spesifik. Setiap siklus replikasi menghasilkan asam nukleat dan mantel protein virus dalam jumlah yang banyak. Mantel protein virus bergabung bersama-sama membentuk kapsid yang berfungsi membungkus dan menjaga stabilitas asam nukleat virus terhadap lingkungan ekstraseluler. Selain itu juga berfungsi untuk mempermudah penempelan serta penetrasi virus terhadap sel inang. Infeksi virus terhadap sel inang yang dimasukinya bisa menimbulkan efek ringan bisa juga tidak menimbulkan efek sama sekali namun mungkin juga bisa membuat sel inang rusak atau bahkan mati. Asal mula virus tidak diketahui dengan pasti, terdapat perbedaan yang mendalam di atara virus RNA dan virus DNA. Ada dua teori asal mula virus yaitu :

  1. Virus mungkin bersal dari DNA aatau dri RNA, komponen asam nukleat sel inang. Kemudian virus ini dapat melakukan replikasi secara autonom dan lambat laun secara independen. Virus mirip dengan gen yang diambil isinya sehingga virus akan muncul menjadi sel yang independen. Beberapa jenis virus berhubungan dengan bagian gen sel yang memberi kode protein pada daerah ujung fungsional. Beberapa virus terkecil mungkin mengalami evolusi dengan cara ini.
  2. Virus mungkin mengalami degenerasi bentuk dari parasit intraseluler. Namun begitu tidak ada bukti bahwa virus berevolusi dari bakteri, walalupun organisme intaseluler obligat yang lain bisa terjadi seperti rickettsia dan chlamidia, tetapi virus pox terlalu besar dan kompleks dimana mereka mungkin mewakili hasil evolusi dari beberapa sel nenek moyang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kalender

Mei 2009
S S R K J S M
« Mar   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d blogger menyukai ini: